<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7109511\x26blogName\x3dmimimama+wawawa...\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://mimimama.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://mimimama.blogspot.com/\x26vt\x3d-8327042964642446593', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

investasi? spekulasi?



sebentar lagi harga premium naik, konon naiknya 29.8%. berarti bakal ada kenaikan inflasi, mungkin 7.5 sampek 8.5%. n suku bunga juga ikut naik, mungkin 0.5 - 1%.

nah biasanya, suku bunga naik, harga saham turun. kalo harga saham turun, nilai aktiva bersih reksadana saham mesti ikut turun.

trus kalo ngeliat bursa tahun 2004 kemaren, nilai aktiva bersih reksadana saham naik gila2an! (ada yg bisa profit > 40% lho dalam setahun). perkembangan index juga fantastis, prediksi plafon 800 ternyata bablas dilewati.

awal tahun ini, dg nilai setinggi itu, kira2 apa masih bisa naik lagi? kalo iya, seberapa tinggi bisa naiknya? kecenderungannya kok bakal turun ya.

spekulan yg jeli biasanya bisa ngamati kapan nilai aktiva bersih bakal turun, n mereka sudah pada njual celengan reksadana mereka persis sebelum turun. akibatnya? nilai aktiva bersih turun lebih rendah lagi karena kurang cukup banyak menghimpun dana dari investor (dan spekulan).

sekarang, kalo kamu punya simpenan reksadana harusnya udah ikut rush narik modal sejak januari kemaren. soalnya tahun 2004 kemaren udah untung buanyak. kalo nggak segera ditarik ya mungkin masih untung banyak, tapi nggak buanyak.

sbg gantinya, tahun ini portfolio kekayaan bisa dipindah ke emas (koin/batangan). kenaikan harga emas selalu lebih tinggi daripada inflasi di indonesia, nilainya stabil, diakui di seluruh dunia, n gampang dicairkan. jadi kalopun nanti orang pada ribut gara2 bensin mahal, pemegang emas tetep tenang.

emas memang nggak bisa ngasih keuntungan sebesar reksadana, tapi jauh lebih aman.

buat yg belom pernah ngincipi reksadana, waktu yg pas buat beli kira2 pertengahan tahun nanti. kira2 waktu itu nilai aktiva bersih reksadana saham sudah rendah serendah rendahnya n stabil.





halah ngomong opo mi, koyok wong sugih ae... yo ngene iki lek kakean cangkruk bareng makelar, wes mene pindah warung sebelah ae :p

Labels: