<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d7109511\x26blogName\x3dmimimama+wawawa...\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://mimimama.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://mimimama.blogspot.com/\x26vt\x3d-8327042964642446593', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

jadilah orang cina sejati dan berbanggalah

jadilah orang cina sejati dan berbanggalah

jadilah orang cina sejati dan berbanggalah
tuntunan kebajikan cina kuno


enigma publishing, 2003, 51 bab, 228 halaman, isbn 979-8682-31-9.


nggak seperti 13 bab seni berperangnya sun tzu yg total membahas strategi perang, buku ini berisi banyak pesan2 kearifan cina kuno untuk segala bidang, molai hubungan sosial antar manusia, manajemen, loyalitas, tanggung jawab, sampek akal-akalan tipu muslihat gaya abunawas.

kalo mbaca seni berperangnya sun tzu, orang jaman sekarang masih harus 'mikir' untuk dapet ide-nya. tapi di buku ini petuah2 bijaknya dijelaskan lewat cerita sejarah kuno dg bahasa yg enteng. kemudian baru di akhir masing2 bab ada rangkuman nilai2 kebijakannya, n apa yg bisa kita pelajari dari cerita itu.

kalo lagi kosong, buku ini lumayan bagus buat nambah pengetahuan. selain dapet cerita2 sejarah cina kuno, buku ini juga ngajari tentang nilai2 luhur tradisi cina yg tetep relevan sampek sekarang.

seseorang harus berkorban untuk memperoleh tujuan. dalam peperangan pun, untuk memperoleh kemenangan, seseorang perlu berkorban. mungkin perlu juga mengorbankan beberapa pertempuran untuk mencapai tujuan akhir dari suatu kemenangan.

Labels: