<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\0757109511\46blogName\75mimimama+wawawa...\46publishMode\75PUBLISH_MODE_BLOGSPOT\46navbarType\75SILVER\46layoutType\75CLASSIC\46searchRoot\75http://mimimama.blogspot.com/search\46blogLocale\75en_US\46v\0752\46homepageUrl\75http://mimimama.blogspot.com/\46vt\75-8327042964642446593', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

agus koecink

Tuesday, June 24, 2008 by efahmi

agus koecink

eh, cuman mau ngenalkan saja blog baru dari teman lama, seorang perupa asal surabaya, agus koecink.

http://aguskoecink.blogspot.com/

belom banyak tulisan sih disana, baru ada 3 essai yg terpublikasi. tapi boleh monitor terus sindikasi blognya menggunakan apapun RSS reader favoritmu.

eh, btw agus koecink siapa?

nama aslinya agus sukamto. seniman, tapi nggak kemproh dan berambut gondrong, hehe. di blogosphere memang masih baru, tapi di dunia seni namanya sudah kesohor sampek luar negri. udah nggak keitung berapa kali mas agus ini bikin pameran. sudah banyak juga kontribusinya di dunia seni indonesia. dulu, mas agus biasa terlihat di sekitar kompleks balai pemuda. sekarang, kalo mau nyari tau sapa itu agus koecink ya silakan googling saja :)

jadi, silakan mampir. dan berkomentarlah apabila memungkinkan. tapi jangan pertamax, nggilani!

Labels: ,




Festival Jajanan Bango 2008 - Sangu Tutug Oncom

by efahmi

Bernostalgia Kuliner di Festival Jajanan Bango, Merayakan 80 Tahun Bango

festival jajanan bango


Anda sudah pernah makan Sangu Tutug Oncom? Buat orang Surabaya, ini makanan menarik, nggak biasa. Beruntungnya, di Festival Jajanan Bango tahun ini Saung Kiray (Bogor) mendatangkan masakan dari Tasikmalaya ini ke Surabaya.

Jadi, apa itu Sangu Tutug Oncom? Sangu adalah nasi dalam bahasa Sunda, Sedangkan Tutug artinya campur. Sangu Tutug Oncom = campuran oncom hitam bakar yang dihaluskan bersama kencur, bawang merah, sedikit terasi, cabe, dan garam yang kemudian dicampurkan dengan nasi panas.

sangu tutug oncom


Rasanya seperti apa? Saya sempat terkejut pada suapan pertama, sensasi kencurnya luar biasa. Ini sesuatu yang baru buat lidah Surabaya. Pada sendok kedua dan berikutnya, mulai terasa variasi spektrum rasanya dari kombinasi oncom, bawang merah, terasi, cabe, dan garam. Luar biasa!

Apalagi dengan tekstur nasinya yang terasa pas, tidak terlalu keras/lembek. Sebuah kenikmatan yang nggak bisa saya alami setiap hari. Betul-betul beruntung saya sempat kenalan dengan masakan Sunda ini di Festival Jajanan Bango.

Masalahnya, ketika hari ini saya publish post tentang sangu tutug oncom ini, saya tergiur ngeliat fotonya, teringat lagi tendangan kencurnya, teringat lagi kekayaan rasa campurannya, ha!

Duh... di Surabaya nyari dimana ini sangu tutug oncom???

Labels: , ,




Festival Jajanan Bango 2008 - Soto Udang Medan

by efahmi

Bernostalgia Kuliner di Festival Jajanan Bango, Merayakan 80 Tahun Bango

festival jajanan bango


Apabila soto ayam dan soto daging sapi sudah terasa biasa, mestinya soto udang bisa menambah wawasan anda. Ya, masih ada laporan dari arena Festival Jajanan Bango 2008. Kali ini kekayaan kuliner dari sebelah barat nusantara, Soto Udang Medan.

Pada suapan pertama, saya coba mengapresiasi kuahnya. Terasa gurih, dengan saturasi santan tinggi, mirip masakan sayur manisa racikan mama di rumah. Nggak lupa ditambahkan pula peresan jeruk dan siraman Kecap Bango. Rasa jadi lebih kaya. Sajian Soto Udang Medan ini berisi potongan lontong dan perkedel sebagai sumber karbohidrat. Dan tentu saja udang goreng dengan ukuran yang besar-besar.

soto udang medan


Dengan harga 25.000 rupiah per porsi, Soto Udang Medan ini menjadi salah satu menu termahal di arena festival. Tapi harga tersebut sebanding lah dengan pengalaman yang didapat, karena bukan urusan sederhana mendatangkan udang-udang besar itu ke arena festival dalam kondisi segar, di kota Surabaya.

Dan mungkin kesempatan ini adalah momen yang hanya terjadi sekali setahun, nggak boleh dilewatkan. Demi memperkaya wawasan persotoan nusantara, hehe... Yang apabila diurutkan dari barat ada Soto Udang Medan, Sroto Banyumas dengan krupuk merahnya, Soto Lamongan dengan daging ayam, Soto Madura berbahan daging sapi, hingga Coto Makassar yang dipasangkan dengan Buras.

Btw, apa kalian tau bedanya Soto Madura dengan Coto Makassar? Fyi: Soto Madura menggunakan daging sapi, sedangkan Coto Makassar menggunakan daging capi! hihihi :D

Labels: , ,




surabaya duck hunt, quack!

Monday, June 02, 2008 by efahmi

gara2 kegigihan arek2 suroboyo pas jaman perjuangan kemerdekaan dulu, surabaya dikenal sbg kota pahlawan. gitu yg pernah kita baca di buku sejarah. lha sekarang, setelah merdeka, surabaya punya reputasi lain, surabaya = kota bebek goreng!

berburu bebek di surabaya bisa jadi tantangan seru. karena di setiap sudut kota ada rupa2 warung bebek goreng, dg segala keunikannya. di sebelah utara sana, ada warung bebek "sayang anak" punya cak yudi, pake sambel pencit. di sebelah selatan, ada warung bebek goreng palupi, pake antre lama. kalo ke timur, ada bebek goreng HT yg bikin penasaran karena lokasinya tersembunyi. di sebelah barat ada bebeknya pak komar. di sekitaran tengah kota ada bebek kayu tangan di bratang gede, ada lagi bebek donal di kedungdoro, ada bebek papin di pecindilan, dan masih banyak lagi... eh bahkan ada bebek canggih juga lho!

nah sbg referensi, disini aku mau share beberapa pengetahuan perbebek'an yg pernah aku incipi. mohon maap kalo warung bebek favoritmu nggak katut kecatet disini. mungkin karena aku belom sempat hunting foto kesana hehe...


nasi bebek "sayang anak", cak yudi

nasi bebek sayang anak, cak yudi

lokasinya di jl. tanjung torawitan 39, perak. lumayan jauh dari pusat kota.

cak yudi memang hebat, berani dan berhasil mengubah pakem bahwa makan malam = setelah maghrib. tapi kalo mau mbebek di warungnya cak yudi mesti rajin dateng sore2, sebelum matahari terbenam. karena warung cak yudi buka mulai jam 3 sore, dan bisa dipastikan lewat maghrib udah ludes.

nggak pake nunggu lama, bebek gorengnya hadir simple: tergoreng kering, coklat berkilauan, dan bukan gorengan bebek paling empuk yg pernah aku alami. bonus: ada potongan leher bebek ikut tersaji. nggak beda dg sajian bebek goreng lain, nasinya disiram sedikit minyak. menu minumannya pun nggak kalah standard, es teh manis.

lha terus apanya yg spesial? kenapa sampek kejadian umat berbondong-bondong memenuhi warung cak yudi? itu pasti karena sambelnya yg luarrr biasa! sambel pencit. dan punya cita rasa yg cenderung asin, tapi dg sensasi kecut2 juga. tingkat kepedesannya? dahsyat bikin berkeringat! mungkin karena pesona sambel pencit itu juga yg bikin pak bondan winarno jatuh cinta sama bebek gorengnya cak yudi. akur pisan dg manda si jagomakan.

bulan mei kemaren cak yudi ikut beraksi di festival jajanan bango 2008, dan sukses menggalang massa, bikin antrian panjang di tendanya.

soal harga, nggak mahal: satu porsi nasi bebek cuman direken 8000 rupiah saja, tambah nasi 1000, tehnya juga 1000.

sayang, nggak ada lalapan.


bebek goreng poniman, tugu pahlawan

bebek goreng poniman, tugu pahlawan

biasa disebut bebek goreng tugu pahlawan karena memang lokasinya persis di depan konstruksi lingga/yoni paling besar *whoa!* di surabaya. tepatnya di pelataran parkir BCA, jalan temba'an.

kalo telat, nggak kebagian bebek gorengnya cak yudi, boleh balas dendam di tugu pahlawan. mulai buka sekitar jam 5 sore, sampek abis, sekitar jam 9 malem.

gorengan bebeknya dihargai antara 6000 sampek 10000 rupiah, tergantung jenis dan ukuran: mau dada ato paha? mau yg biasa ato yg super? daging bebeknya terasa cukup empuk dan gurih.

tapi soal rasa, madura punya gaya. bebek goreng yg satu ini tersaji dg 'krawu', taburan serundeng kelapa berwarna kuning. garnish cantik ini bikin menu utama jadi lebih gurih, sayang nggak banyak hehe. dan masih bergaya madura, sambelnya tersaji dalam dua selera. mau yg manis? ato mau yg pedes? dua2nya sama2 pake terasi dan garam.

tips: ati2 dg sambel yg pedes, membakar lidah... argh!

ok, produknya sudah sip, enak. tapi kalo soal servis, kayaknya sektor ini masih bisa dipoles lagi supaya lebih sempurna. pelayan bisa ditraining lagi supaya bersikap lebih ramah, karena tamu adalah radja. selain itu iluminasi cahaya yg minim bikin mata bekerja sedikit lebih keras. remang2 disini bukan berarti romantis lho. satu lagi, kenapa nggak bikin kerjasama dg warung sebelah yg jualan minuman? kan repot kalo bayar bebek disitu, trus minumnya bayar sendiri disana.


warung cak sandy

warung cak sandy

sebenernya bebek cak sandy ini bukan yg terbaik di kelasnya, tapi ga tau kenapa banyak yg tergila2. makanya aku ikutkan sekalian disini.

lokasinya di pinggir kali, deket pintu masuk parkiran motor galaxy mall. surabaya timur. buka siang, mungkin ngikuti jadwal buka galaxy mall sekitar jam 10an gitu.

nah karena lokasinya yg deket gamato, warung bebek cak sandy bisa jadi solusi ekonomis kalo mau bergaya jalan2 di mall, tapi dompet sedang tiris. kan nggak perlu njajan di foodcourt ;) apalagi andok ndek warunge cak sandy menawarkan sensasi tersendiri: kalo pas angin lewat dari arah sungai, ada aroma khas ikut berhembus ke interior warung wekekekekekkk.

kecepatan saji cak sandy kalah jauh dari cak yudi, tapi soal rasa boleh diadu dah. satu potong bebek goreng dihidangkan diatas gundukan nasi dg volume yg lumayan generous, mengenyangkan. bebeknya digoreng lumayan garing, kecoklatan, dengan tekstur daging lumayan empuk dan dikasih bonus potongan leher pisan. oke lah, sedep.

beda dg dua bebek sebelumnya, yg ini pake sambel mirip sambelnya tempe penyet ato pecel lele gitu. tapi perhatikan: sekali saja pernah menganggap remeh sambelnya, niscaya anda akan girap girap kepedesan!

satu porsi nasi bebek di warung cak sandy cukup ditebus dg 6500 rupiah saja. kalo minumnya teh manis 1000 rupiah. ya seperti pepatah mbritish lah, ono rego ono rupo, hehe.


warung dingtaktong

warung dingtaktong

pemain baru di pasar bebek goreng surabaya. ngambil lokasi nggak jauh dari kampus ubaya. tepatnya di jl. tenggilis mejoyo, blok AN nomer 22.

membedakan diri dari style bebek goreng yg gitu2 aja, warung dingtaktong menyajikan bebek goreng dg gaya tradisional. piring beling diganti daun pisang. menu minuman es teh pun diganti es sinom / beras kencur. eksotis.

daging bebeknya yg sudah diungkep semalem itu digoreng garing, disajikan dg gorengan bumbu item yg gurih. finger licking good. plus, dilengkapi lagi dg kondimen sambel pencit yg bisa juga dibilang pencit sambel karena rasio "sambel:pencit"-nya beda dari sambel pencitnya cak yudi. tapi level kepedesan sambel disini nggak senista sambel di warung bebek lain. lebih lembut membelai lidah... *halah!*

harganya nggak mahal, satu porsi bebek goreng dingtaktong dihargai 7500 rupiah saja. sedangkan untuk menyesap es sinomnya, cukup keluar 2500 rupiah.

warung dingtaktong resmi buka antara jam 12 siang sampek jam 9 malem. hari minggu tetep buka, tapi molai jam 4 sore sampek jam 9 malem. yg mungkin boleh diperhatikan juga adalah jadwal kuliah di ubaya, sapa tau banyak mahasiswi berseliweran di sekitar warung hihihi :D


bebek goreng HT

bebek goreng HT

nah naaahhh... ini dia salah satu warung bebek yg reputasinya paling kesohor seantero nusantara. berlokasi di jl. karang empat besar, nomer 42. mungkin agak nyelempit dan sulit diakses, tapi semoga kamu semua nggak ada masalah dg navigasi dan pengetahuan geografi hihihi :D

buka jam 4 sore, sampek abis, sekitar jam 8 - 8.30 malem.

bebek gorengnya hadir dg mengejutkan! ukurannya gigantis, menjajah seluruh permukaan piring *halah, hiperbolis*. tapi memang potongan bebeknya gede. berbanding terbalik dg volume nasinya yg incip2 saja. justru penyajian seperti ini yg bener. kan orang dateng kesitu niatnya untuk menikmati bebek goreng, bukan sekedar mengganjal perut dg nasi.

kalo soal rasa, bebek HT ini terbilang huenak. dagingnya gurih, dengan tekstur yg lembut. nggak ada alot2nya. apalagi lapisan lemak di bawah permukaan kulitnya itu, tersaji hangat, cocok dinikmati pas gerimis. hahahaaa lupakan dulu lah urusan kolesterol dan sebagainya itu.

trus lagi, di warung bebek HT ini aku lebih berani mengapresiasi sambel. karena intensitas kepedesannya nggak seberapa dahsyat. justru sambel ini bisa memperkaya cita rasa daging bebeknya.

satu porsi nasi + bebek goreng = 13000 rupiah. kalo mau tambah rempelo ati = 3000 rupiah. es teh manisnya 2000 rupiah.


bebek canggih

bebek canggih

namanya memang bebek canggih. tapi bukan berarti bermesin 4 tak, pun bukan berarti memiliki teknologi katup pneumatik atau komputasi sistem injeksi bahan bakar.

'bebek canggih' adalah nama warung di bahu jalan nias. tapi nias yg sebelah selatannya kertajaya/sulawesi, bukan yg utaranya. di jalan niasnya sendiri warung bebek canggih ini ada di sisi timur jalan, mepet rel sepur. posisinya persis sebelum nias belok ke timur ke arah juwingan. pokoknya kalo udah belok dan nyebrang rel kereta = kelewatan!

buka sejak jam 6 pagi, dan menyajikan olahan bebek dg ciri tersendiri. kalo warung lain mufakat masak bebek dg cara digoreng, warung bebek canggih mengolah bebeknya dalam bumbu gelap sedap bernuansa rendang/kare. penampilannya memang buruk rupa, tapi tahan dulu komentarmu sebelum si gelap menyapu permukaan lidah. rasanya fantastis.

bumbunya nyemek, manis gurih, masuk merasuk sampek ke dalem daging. membuatnya nikmat hingga titik penghabisan. patoet dipoedjiken lah. eh tapi karena sepotong daging bebek canggih ini nggak seberapa gede, dan dengan pesona rasa seperti itu pula, sepertinya nggak cukup kalo cuman makan satu potong. hasrat untuk pesan porsi kedua pun terpicu. tapi langsung tertahan lagi, gara2 inget volume nasinya yg sudah penuh menjejali lambung. ya, di warung sini rasio volume "nasi:bebek"-nya berbanding terbalik dg rasio di bebek goreng HT. jadi kamu yg kapasitas lambungmu cukup santun boleh mempertimbangkan untuk order dg nasi 1/2 porsi aja.

sedangkan sambelnya terbikin simple, kasar, minimalis. tapi tingkat kepedesannya = maut. jadi berhati2lah.

harga 10000 ripis aku pikir cukup fair lah untuk kombinasi nasi + bebek yg unik kayak gini. lumayan buat merefresh sensor2 dari kejenuhan olahan gorengan.

tips: hindari andok siang2, karena konstruksi bangunan warungnya banyak menggunakan seng. pasti panas.


bebek kayu tangan

bebek kayu tangan

jangan mengemudi terlalu kencang di jalan bratang gede. karena kalo kelewatan, susah muternya. lha nggak kelewatan pun masih tetep aja sulit nyari space buat parkir je... posisi depot bebek kayu tangan ini di jl. bratang gede no. 68. buka antara jam 10.30 sampek jam 21.30.

bebek goreng kayu tangan punya aksesori unik: kremesan. kremesan itu nambah gurihnya bebek goreng. di bawah kremesan itu, ada lapisan kulit bebek yg berlemak, enak. dan lanjut lagi bagian yg paling dalem, tentu saja dagingnya. empuk, dg tekstur yg cukup lembut.

secara subyektif aku bilang ini the best bebek in town. ini opini pribadi, dan kamu boleh nggak sependapat. tapi, emang gue egp? hehe :D sayang pas festival jajanan bango kemaren nggak ikut. mestinya jadi lebih seru kalo ada bebek kayu tangan di festival seperti gitu.

ukuran sepotong bebek goreng kayu tangan cukup gede, volume nasinya pun nggak bisa dibilang sedikit. mengenyangkan. dan dengan rasa yg 'enak sekali', maka pantaslah kiranya satu porsi bebek goreng kayu tangan dihargai 10000 rupiah. jeroannya 2500 rupiah. kalo nambah nasi putih kena 3000 rupiah. sedangkan range harga minuman antara 2000 sampek 3500 rupiah. aku pikir ini best value untuk harga yg segitu.

sambelnya cukup pedes, tapi nggak pada level yg mematikan. tips: tambahkan kecap dan peresan jeruk pada sambelnya, percayalah kamu akan mengalami satu rasa yg luar biasa. beda dari yg pernah ada.


warung bebek mon-mon

warung bebek mon-mon

perhatikan: kalo cari warung bebek goreng dg pertimbangan makan sampek kenyang, bukan warung sini tempatnya. celaka tiga belas, dan dijamin kuciwa. bahkan sebenernya warung bebek mon-mon ini bukan warung, ini restoran. dengan ruangan yg sejuk karena dilengkapi piranti pengkondisi udara.

lokasinya di jl. mayjen sungkono 139. ancer2nya, di pinggir jalan ada papan gede dg tulisan "pelan-pelan! bebek keren 9,7 meter lagi".

nilai plus langsung tertangkap dari warung bebek mon-mon bahkan sebelum masuk ke ruang makan = free and spacious parking lot.

di dalam, sang bebek tampil cantik. luar biasa cantik. nggak cuman memanjakan lidah, tapi mata pun ikut terpesona karna penampilan sajian. walopun nggak banyak, nasinya dibikin tumpeng. bahkan tata letak masing2 item lalapan pun diperhatikan secara detail. elok nian.

potongan bebeknya nggak gede, tapi cantik, sekali lagi cantik. dagingnya empuk, tapi tetep ada kekenyalan yg terasa di setiap gigitan. mak prul, langsung lolos dari tulang ketika dicomot. dan pastinya terasa gurih di lidah.

gimana dg sambelnya? terus terang bagian ini yg sulit dituliskan, ada sensasi surgawi yg bisa bikin ngawang sodara sodaraaa... hahaha pedes sih enggak, tapi sambelnya tampil dg 3 pesona: yg pertama sambel merah, yg mangkuk sambelnya dibanjiri minyak. agak pedes, tapi nggak pedes2 amat lah. lalu ada lagi sambel ijo, terbikin dari komposit belasan rupa2 rempah yg entah apa saja. jreng! rasanya luar biasa, memperkosa setiap sudut lidah, ah! dan yg terakhir, sambel bulu. yg ini aku nggak cerita deh... die die must try! kamu mesti alami sendiri supaya faham betul apa itu sambel bulu, hehehe.

lalu, berapa harga yg mesti terbayar untuk pengalaman seperti itu? nasi putihnya 3000 rupiah, bebeknya 12000, menu minumannya antara 5000 sampek 8000 rupiah. mahal? ya kalo diliat dari volume makanannya memang mahal. tapi karena yg disajikan bukan cuman urusan perut, boleh terbilang impas lah harga segitu.

oh, ada satu lagi yg menarik = warung bebek mon-mon buka molai jam 11 siang sampek jam 3 pagi. yep, nggak salah ketik. sekali lagi, sampek jam 3 pagi.


bebek padin

bebek padin

lokasinya di jalan kranggan, sisi sebelah utara, nggak jauh dari BG junction. catetan: jalan kranggan ini padat. boleh nitip parkir kendaraan di BG junction aja, relatif lebih aman.

warung yg selalu rame tiap malem ini punya aturan main yg beda. pertama, pesan dulu makanan & minuman di kasir, bayar tunai disana, lalu silakan tunggu makanan disajikan di meja. bebek goreng di warung padin ini sangat ekonomis! satu potong bebek goreng cuman 5000 rupiah saja. kalo nasinya 2000, jeroan 4000, dan es teh 1500 rupiah.

tapi tentu saja harga yg murah berpengaruh dg ukuran bebeknya, compact, hehe. tapi biar pun kecil, rasanya oke juga. tambah lagi ada sesendok kondimen bumbu kuning di atas gundukan nasi, bikin rasa lebih kaya. sambelnya pedas, pas buat gerimis2.

warung padin bisa selalu rame tiap malem, meja2 panjang dipenuhi pelanggan dari macem2 kalangan. karena warung padin bukan cuman tempat nongkrongnya para fanatik bebek goreng. warung padin menawarkan menu lain yg boleh diincipi: ayam goreng, burung dara, lele goreng, dorang goreng, gurami goreng, bandeng goreng, dan mujaer goreng.

tips: boleh siapkan recehan kalo memungkinkan. karena bisa jadi di warung padin kamu diampiri anak2 ngamen.


warung bebek goreng lainnya

hooop! segini dulu lah, post ini sudah terlalu panjang. padahal ini belom semuanya lho, bebek papin di pojok'an pecindilan belom sempat ketulis, bebek donal di kedungdoro juga. bahkan olahan sate bebek yg unik di irian barat juga belom sempat dibahas. lainnya nanti deh, bersambung... (tapi kalo males nulis ya nggak disambung, hehe).


p.s. harga2 terpublish disini = harga sebelum bensin naik.

Labels:




about

forza ferrari!
mimimama, male, surabaya, addicted to velocity, extreme sports, and adrenaline pumping activities, more...

shoutbox

recent comments

recent posts

archives

search

merdeka.or.id

fenty's blogs

friends' blogs

more blogs

stickers